MAN OF TOMORROW

Just another WordPress.com weblog

“Perjalanan Membuat Kita Tahu siapa diri Kita season 2”

Posted by saidedwin on December 31, 2008

Malam itu setelah pencarian aku kena marah karena melakukan hal itu, tetapi aku tidak menyesal, aku pasti akan melakukan lagi pada suatu hari. Malam itu sebelum tidur aku mempunyai rencana akan memberikan lagu di puncak lawu. Lagu yang kupilih itu adalah lagunya extreme judulnya more than words. Tetapi aku urung melakukannya karena lagi-lagi aku ragu penuh kalkulasi. Sebenarnya pada pukul 4 kami akan mengadakan perjalanan ke puncak gunung tetapi malam itu terjadi badai sehingga rencana kami melihat matahari pagi gagal. Baru setelah hujan usai kami berencana langsung pulang karena kabut, sebenarnya aku ingin ke puncak tetapi kondisi penuh kabut dan dingin seperti itu. Apa yang akan kami lihat jika seperti itu? Aku pikir jika memang ingin ke puncak kita bisa melakukan pada siang hari menunggu supaya kabut turun terlebih dahulu atau menambah satu hari lagi, mereka lebih beruntung mendapatkan matahari terbenam lalu aku ke puncakpun cuma beberapa menit. Oke aku yang salah karena tidak mau ke puncak sore itu tetapi aku ingin istirahat supaya kondisiku bisa lebih baik keesokan harinya. Tapi mereka terburu-buru ingin pulang hari itu juga lagi-lagi aku cuma diam meng-iyakan. Aku pulang hari itu walaupun ada ganjalan dihati ingin ke puncak terus terang aku iri dengan foto mereka, bisa melihat pemandangan yang indah itu, aku iri dengan kondisi itu. Akhirnya kami berencana pulang. Tapi mereka melihat gerak-gerikku yang ingin ke puncak lalu mereka memaksaku untuk naik kepuncak. Aku pikir ini gila dengan kondisi penuh kabut dan dingin seperti itu mau ke puncak. Salah Satu tujuanku ke puncak adalah melihat pemandangan. Apa yang bisa dilihat kalo seperti itu?
Akhirnya setelah mereka memaksaku kepuncak tapi terus terang aku dongkol dipaksa seperti itu. Akhirnya dipuncak cuma melihat kabut, kekecewaanku bertambah setelah marah karena cemburu, marah karena dipaksa, marah karena kabut. Aku pun tidak ingin berfoto dengan mereka makanya jangan heran tidak ada foto dengan mereka di puncak. Because I am not happy anymore that time. Setelah dari puncak kami langsung pulang melalui cemoro kandang. Selama perjalanan aku menghindari mereka dengan berpura-pura melambatkan diri sehingga tidak mendengar pembicaraan mereka dan lain lain. Satu hal pikiranku aku hanya ingin pulang.untuk pertama kalinya aku melakukan perjalanan yang kurang berkesan tetapi dibalik rasa kurang berkesan itu, aku berbahagia berhasil menjaganya dan bisa bersamanya beberapa hari itu merupakan kebahagiaan bagiku.
Diperjalanan ini walaupun kurang berkesan aku coba untuk memaknainya pertama jangan terburu-buru kedua sekali lagi ternyata aku memang terlalu hati-hati dalam mengambil keputusan ketiga aku ga suka dipaksa keempat aku ternyata begitu mudah untuk emosi mungkin untuk masalah ini aku harus menguranginya keempat sifat iri harus dikikis karena itu merupakan sifat yang negatif, kelima aku udah mengurangi ketakutanku kepada ketinggian dengan memaknai kata-kata dari kahlil Gibran yaitu orang yang optimis adalah orang yang melihat bunga mawar dengan keindahannya beserta harum wanginya sedangkan orang yang pesimis adalah orang yang melihat bunga mawar bukan dengan keindahannya tetapi melihatnya durinya, silakan kalian maknai sendiri kata-kata ini keenam aku merupakan orang yang keras kepala aku juga harus mengurangi hal ini, ketujuh aku harus mengeraskan hatiku untuk nggak mencintai seseorang lagi kedelapan aku memiliki hobi baru yaitu fotografi tetapi sayangnya ngga bisa aku tampilkan saat ini dan hasilnya masih jauh.. Tetapi aku mau mengucapkan terima kasih buat Allah SWT, kepada diriku, kepada andika maaf dan terimakasih, kepada semua team Caravan yang sudah mau disusahkan, kepada orang orang yang sudah mau dipinjam barangnya. Kesimpulannya aku akan kembali lagi ke lawu dengan persiapan lebih baik lagi, aku ga puas dengan hasil ini. Wassalam dan maaf buat kalian yang sudah mau membaca uneg uneg ku.

4 Responses to ““Perjalanan Membuat Kita Tahu siapa diri Kita season 2””

  1. yups… akan ada banyak hikmah di setiap perjalanan dan aktivitas yang kita lakukan, it jika kita mau untuk memberi sejenak waktu untuk merenunginya..

    nice post win :)

    sarannya apa ya, soale daku jg nulis ga bagus2 amat :mrgreen: ,,mm… mungkin sedikit kontrol aj, soale aku bisa merasakan betapa cepatnya naik turun emosimu di tiap kata-kata,, hehe.. pelan pelan ja bro ceritanya.. ok ok ;)

  2. saidedwin said

    tulisan merupakan gambaran kepribadian dari penulis. mungkin itulah kepribadianku. sedikit ngasih alasan neh, ini tulisanku sepulang dari gunung lawu jadi badan masih pegel. selain itu aku ingin mengatakan apa yang ada dipikiranku. jadi deh tulisan ini

  3. mnurut saya more than words versi westlife lebih bagus lo :lol: maaf saya geje :lol:

    kenapa ya kalo saya itu melihat pemandangan alam itu malah merasa biasa2 aja, misalnya waktu setelah bersusah payah (padahal gak susah2 amat sih) melihat matahari pertama di tahun baru di ratu boko, saya biasa aja, ngeliat borobudur biasa aja. malah agak2 dongkol kalo cape dan panas terik.

    saya lebih suka mengamati manusia daripada alam. ya baik mukanya kalo mreka cakep :lol: ato sifat2nya dan kegiatannya. manusia dan kehidupannya itu menarik :D

    bagi saya manusiawi sifat2 negatif di manusia, hanya saja mnurut saya perlu seseorang menyadari bahwa sifat2 itu memang jelek, sehingga tau batas. misal, manusiawi lah kalo seseorang dikecewakan sama orang lain lalu marah, tapi sepanjang tau batas, orang tersebut kan gak perlu sampai melakukan tindak2an ekstrim :mrgreen:

    dan satu lagi jangan lupa add saya di blogroll mas :mrgreen: punya mas udah saya add :mrgreen:

  4. saidedwin menjawab said

    manusia memang berbeda beda dalam menginterprestasikan keindahan selain keindahan manusia itu sendiri adalah perbedaan itu sendiri.
    ada yang ganteng ada yang hitam dan lain lain.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>